Berita Terbaru
Rakorda BAZNAS Se-Maluku, "Sinergitas Membangun Kesejahteraan Masyarakat"
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2024 di Grand Avira Hotel, Ambon, pada Selasa (24/12/2024).
Rakorda yang berlangsung hingga 25 Desember 2024 ini mengangkat tema “Sinergitas Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat Maluku” dan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS seluruh kabupaten/kota di Maluku.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie, serta dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku, pimpinan OPD terkait, dan Pimpinan BAZNAS kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Sadali mengapresiasi Rakorda sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di Maluku.
"Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat perencanaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban pengelolaan zakat," ujarnya.
Sadali menyoroti pentingnya sinergi dalam program zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Zakat yang dikelola secara profesional, amanah, dan transparan dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Maluku,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS harus terus berinovasi dalam program pemberdayaan masyarakat agar manfaat zakat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
"Koordinasi program BAZNAS dengan pemerintah sangat penting untuk mewujudkan Maluku yang lebih sejahtera dan berkualitas," tandas Sadali.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., yang hadir secara virtual, menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah BAZNAS Maluku.
"Kami akan terus memperkuat kelembagaan dan jaringan BAZNAS secara nasional. Pengelolaan zakat harus melibatkan SDM yang kompeten dan bertanggung jawab," katanya.
Ketua BAZNAS Maluku, Saiful Al-Maskaty, menegaskan bahwa Rakorda menjadi wadah penting untuk bersinergi membangun kesejahteraan umat.
Ia memaparkan program unggulan BAZNAS Maluku sepanjang 2024, seperti pembangunan 30 unit rumah layak huni (RTLH) senilai 750 juta, renovasi 14 madrasah swasta dalam program Madrasah Layak Belajar (MLB) senilai 350 juta, 300 juta untuk Program BAZNAS Microfinace Masjid di Maluku tengah dan Kota Ambon, bantuan Kafalah (insentif) guru honorer sekolah swasta yang nilai manfaatnya sekitar 14-25 juta, serta 50 unit bantuan peningkatan usaha kecil menengah melalui skema Zmart dengan total bantuan 7,5 juta/pelaku UMKM.
Bantuan-bantuan tersebut merupakan dana titipan BAZNAS RI yang diberi tanggung jawab kepada BAZNAS Maluku untuk menyalurkannya kepada mustahik. Jumlah bantuan tersebut sekitar 1 miliar lebih.
"Kami berharap tahun depan program ini terus berlanjut dan BAZNAS Maluku bisa memiliki kantor representatif untuk mendukung kinerja yang lebih baik”. Tandas Al-Maskaty.
Acara Rakorda ini menghasilkan 16 resolusi tahun 2025 yang menjadi target pencapaian kinerja. 16 resolusi tersebut adalah, (1) Menyepakati target pengumpulan ZIS/DSKL daerah tahun 2025 sebesar Rp 76.423.600.000 M, (2) Mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi zakat melalui perluasan jaringan, (3) Kanwil Kemenag Maluku diminta agar mendorong UPZ kementerian Agama kab/kota untuk melaksanakan UU. Nomor 23 tahun 2011, dan Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Zakat dan Pembentukan Tatakerja Unit Pengumpul Zakat, (4) Memaksimalkan pemutakhiran data muzaki dan mustahik, (5) Memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, (6) Menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana, (7) Redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS Maluku ke BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran, (8) Sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah di semua level, (9) Memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui penguatan Kelembagaan, dan Manajemen BAZNAS, (10) Memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural, (11) Mendorong konektifitas Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat, (12) Meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, (13) Berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, (14) Berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), (15) BAZNAS berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syari, aman regulasi, dan aman NKRI, dan (16) BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota siap menyukseskan Program ketahanan pangan lokal, dan ekonomi.
Kegiatan Rakorda tahun 2024 ini ditutup pada Rabu malam (25/12/25) oleh ketua BAZNAS Maluku Saiful Almaskaty dengan menitipkan beberapa pesan kepada pimpinan BAZNAS kab/kota. "saya berharap, semoga target-target kita yang telah kita rumuskan dalam 16 resolusi tadi, dapat kita capai di tahun 2025, insya Allah",tutupnya.
BERITA26/12/2024 | Karim Tawaulu
BAZNAS Provinsi Maluku Menyalurkan Bantuan Program Pemberdayaan EkonomiĀ Kepada 50 Pelaku UMKM di Wilayah Kota Ambon dan Sekitarnya
AMBON (23/12/2024) Ketua BAZNAS Provinsi Maluku, Saiful Almaskaty, dalam penyampainnya mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya lembaga untuk membantu pengembangan usaha mikro dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di Maluku.
"Bantuan ini diberikan kepada para pemilik kios yang telah diseleksi dan diverifikasi. Program ini dinamakan Zmart (Zakat Mart). Harapannya, mustahik dapat mengembangkan usaha mereka menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan pendapatan keluarga," ujarnya.
Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp 4 juta dalam bentuk vocer belanja lewat aplikasi Aksesmu dan juga mendapatkan rebranding Kios dengan warna merah sebagai warna program, Plang Nama dengan ukuran 2x0,5 meter dengan bahan PVDF, mustahik juga diberikan bantuan paket Rak Display ukuran 120x35x90cm untuk digunakan sebagai tempat menata barang jualan agar lebih rapi dan estetik, yang mana semua bantuan itu diharapkan dapat digunakan untuk menambah stok barang dagangan dan memperbaiki fasilitas kios mereka.
Selain bantuan modal, para penerima juga akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan manajemen usaha dari tim BAZNAS Maluku.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Masri (40), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. "Alhamdulillah, dengan bantuan ini saya bisa menambah barang dagangan di kios. Semoga usaha saya bisa berkembang dan bisa membantu menghidupi keluarga," ungkapnya.
Program pemberdayaan ekonomi ini akan terus dipantau perkembangannya oleh tim BAZNAS Maluku untuk memastikan bantuan yang diberikan dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.
BERITA23/12/2024 | Rais. Editor: Karim Tawaulu
Menguatkan Peran Pemuda melalui Pembinaan Beasiswa Cendekia BAZNAS Regional Bandung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengadakan pembinaan bagi penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di wilayah Bandung, baru-baru ini.
Acara tersebut dihadiri Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS, Farid Septian, S.Sos., M.Hum., yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa.
Program Beasiswa Cendekia BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan finansial untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga mengembangkan kapasitas penerima melalui pembinaan intensif.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pelatihan kepemimpinan, diskusi inspiratif tentang zakat, serta motivasi untuk merencanakan masa depan mereka.
“Kami ingin membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial,” ujar Farid.
Kegiatan ini, jelas Farid, merupakan salah satu bentuk implementasi visi BAZNAS dalam mencetak generasi muda yang mampu membawa perubahan di masyarakat.
Menurut dia, peserta diharapkan dapat menjadi role model di lingkungannya masing-masing dan ikut berkontribusi dalam memajukan bangsa.
Dengan kegiatan seperti ini, BAZNAS terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola zakat untuk menciptakan perubahan positif, khususnya melalui pendidikan. Program ini sekaligus menjadi ajang untuk menguatkan kolaborasi antara BAZNAS dan generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Untuk masyarakat yang ingin ikut mendukung program BAZNAS, zakat dan donasi dapat disalurkan melalui berbagai saluran layanan muzaki.
"Dengan bersinergi bersama, kita bisa membantu menciptakan perubahan nyata, termasuk di bidang pendidikan," ujar Farid.
BERITA13/12/2024 | Fadlyan. Editor: YMK
BAZNAS RI Tingkatkan Dukungan terhadap Program Kesehatan Nasional dengan Pemanfaatan Dana Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas kesehatan nasional melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat. Selain itu, BAZNAS memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta di bidang non-infrastruktur kesehatan.
Hal ini disampaikan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam acara Rapat Penyusunan Kebijakan Sinergisme Kemitraan Pemerintah dengan Swasta (KPS) serta Penyusunan Laporan KPS yang diadakan Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Saidah menyebutkan bahwa potensi zakat di Indonesia sangat besar, mencapai Rp327 triliun. Namun, pencapaian penghimpunan dana zakat pada tahun sebelumnya baru mencapai Rp32 triliun, dan target tahun ini adalah Rp41 triliun. Dengan mengintegrasikan isu kesehatan dalam program zakat, BAZNAS berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kesehatan nasional.
Sebagai langkah nyata, BAZNAS telah mengalokasikan dana yang signifikan untuk berbagai program kesehatan, seperti akses layanan dasar, penanganan darurat, serta pengentasan stunting. Pada tahun 2023, BAZNAS mengalokasikan Rp125 miliar, yang meningkat menjadi Rp148 miliar pada 2024.
"Fokus kami termasuk integrasi data mustahik, pemberdayaan kesehatan, dan penyediaan layanan kesehatan preventif serta kuratif, terutama bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal)," jelas Saidah.
Menurutnya, penggunaan zakat untuk mendukung program kesehatan memiliki dasar syar’i yang kuat dan sejalan dengan maqashid syariah, yaitu menjaga jiwa. Selain itu, zakat mempererat hubungan spiritual antara pemberi zakat (muzaki) dan penerima zakat (mustahik), serta membantu mengentaskan kemiskinan, kekurangan gizi, dan kelaparan.
Saidah juga menegaskan bahwa BAZNAS fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting. Dana zakat yang dikelola telah berkontribusi terhadap anggaran perlindungan sosial di Indonesia.
"Kami terbuka untuk kerja sama lebih luas dalam mendukung program kesehatan prioritas pemerintah. Dengan dana zakat, kami optimis dapat meningkatkan kualitas kesehatan mustahik di seluruh Indonesia," tutupnya.
BERITA03/12/2024 | Nadhila. Editor: Novan
Membangun Harapan dari Rumah: Kisah Perjuangan Donald bersama BAZNAS
Bawal dari garasi rumah sederhana di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Donald berhasil menghidupkan kembali bisnis bengkelnya yang sempat terpuruk. Perpindahan lokasi ke rumah bukan sekadar strategi mengurangi biaya operasional, melainkan juga menjadi langkah besar untuk memperbaiki kualitas layanan bagi para pelanggannya.
Donald merupakan salah satu penerima manfaat program Z-Auto dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang menyediakan bantuan peralatan untuk menunjang usaha bengkel skala kecil. Program ini dirancang untuk memberdayakan para pelaku usaha mikro yang memiliki potensi, namun terkendala oleh keterbatasan modal.
“Bantuan alat dari BAZNAS sangat membantu saya. Dengan alat-alat ini, saya bisa memperbaiki lebih banyak kendaraan dan meningkatkan kualitas kerja,” ujar Donald dengan penuh syukur.
Sebelum bergabung dalam program Z-Auto BAZNAS, Donald mengalami tantangan besar dalam menjalankan usahanya. Biaya sewa tempat yang tinggi dan peralatan yang terbatas menjadi penghalang utama. Kini, dengan fasilitas yang lebih memadai di garasi rumahnya, ia dapat melayani pelanggan dengan lebih efisien.
Omzet harian bengkelnya pun mengalami peningkatan signifikan. Setiap hari, Donald mampu meraup pendapatan antara Rp300.000 hingga Rp500.000. Hasil ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga memberikan harapan untuk masa depan yang lebih cerah.
Namun, Donald tidak ingin berhenti di sini. Ia bercita-cita untuk terus mengembangkan usahanya dan ingin menambah alat-alat bengkel dan meningkatkan kemampuan agar bisa melayani lebih banyak pelanggan.
Program Z-Auto BAZNAS menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan memberdayakan mustahik seperti Donald, BAZNAS tidak hanya membantu mereka keluar dari kesulitan ekonomi, tetapi juga membuka peluang untuk kehidupan yang lebih baik.
Kisah Donald adalah inspirasi bagi banyak orang. Dari garasi kecil di Bojongsari, ia membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan dukungan yang tepat dapat mengubah mimpi menjadi kenyataan.
BERITA02/12/2024 | Kartika. Editor: Putri
Ketua MPR RI Salurkan Infak untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi melalui BAZNAS
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, H. Ahmad Muzani, menyerahkan infak sebesar Rp250 juta untuk membantu korban bencana erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/11/2024). Penyerahan simbolis dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang akan menyalurkan bantuan tersebut melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan rasa terima kasih kepada H. Ahmad Muzani atas sumbangannya yang telah diberikan sebelumnya untuk membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Menurut Kiai Noor, ini adalah kali ketiga Muzani menyalurkan bantuannya melalui BAZNAS, yang selalu hadir dalam penanganan bencana.
"Ini adalah kali ketiga Bapak Ahmad Muzani memberikan sumbangan melalui BAZNAS. Sebelumnya, beliau telah membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Alhamdulillah, kali ini beliau kembali hadir untuk membantu korban bencana di NTT,” ucap Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit, serta untuk menyediakan hunian sementara atau tetap di daerah terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Program BTB yang telah berpengalaman dalam bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjadi saluran yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan di lokasi-lokasi bencana. Dalam hal ini, Kiai Noor mengungkapkan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana di dalam negeri, tetapi juga berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan internasional, seperti yang dilakukan untuk Palestina.
"BTB adalah program BAZNAS yang memiliki ketangguhan teruji, sering bekerja sama dengan BNPB. BTB selalu hadir dalam setiap bencana. Dan insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya," tegasnya.
Selain itu, Kiai Noor juga mengungkapkan bahwa penyerahan infak ini menandai dimulainya penggalangan dana resmi dari BAZNAS untuk bencana erupsi Gunung Lewotobi. Ia berharap donasi yang diberikan oleh Muzani dapat memotivasi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu korban bencana di NTT.
Sementara itu, Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani mengapresiasi BAZNAS sebagai lembaga yang terpercaya dalam pengelolaan dana kemanusiaan. Ia mengungkapkan, gotong royong adalah tradisi bangsa Indonesia, dan BAZNAS telah menjadi jembatan yang amanah untuk menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan.
"Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya saat memberi sambutan.
Muzani juga menekankan bahwa BAZNAS memiliki rekam jejak yang teruji dalam menghadapi berbagai musibah dan selalu hadir dengan sigap di tengah masyarakat yang terdampak.
“BAZNAS selalu hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah. Jam terbangnya dalam mengelola bantuan sudah tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Muzani juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan memberikan dukungan kepada korban bencana melalui infak ke BAZNAS. Ia mengungkapkan bahwa infak yang disalurkan berasal dari hasil penjualan sapi dan berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa hewan ternak memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan untuk amal kemanusiaan. Dengan percaya kepada BAZNAS, Muzani yakin bantuan yang diberikan akan tersalurkan dengan tepat dan bermanfaat bagi para korban.
BERITA27/11/2024 | Nurma. Editor: Novan
Perkuat Kerjasama Internasional, BAZNAS RI Gelar BAZNAS International Forum (BIF)
Sebagai upaya strategis untuk memperkuat kerja sama dengan mitra internasional dalam mendukung misi kemanusian khususnya untuk Palestina. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia mengadakan BAZNAS International Forum (BIF) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (19/11/2024).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan, forum ini berfungsi sebagai platform penting untuk memperkuat jejaring kerja sama BAZNAS di tingkat global. Karenanya dia berharap, acara ini akan menarik lebih banyak dukungan dari para donatur, guna meningkatkan solidaritas kemanusiaan terhadap Palestina.
“Forum ini memberikan kesempatan kepada para donatur untuk lebih memahami upaya BAZNAS dan bagaimana mereka dapat berkontribusi lebih lanjut dalam mendukung solidaritas kemanusiaan untuk Palestina,” katanya.
Kiai Noor menambahkan dalam forum ini, BAZNAS akan menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional, seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC.
“Forum ini juga akan membahas beberapa kerja sama antara BAZNAS dan OIC yang diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam upaya bantuan kemanusiaan, baik di Indonesia maupun di negara-negara lain yang membutuhkan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama BAZNAS, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA, menekankan forum ini merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi BAZNAS di kancah internasional dan meningkatkan kontribusinya dalam isu-isu kemanusiaan di Palestina.
"Kami berkomitmen untuk mengedepankan solidaritas kemanusiaan untuk negara-negara lain, terutama Palestina. Bersama mitra-mitra internasional, kami akan berkolaborasi untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita di Palestina," ungkapnya.
Muchlis berharap, BAZNAS International Forum dapat menjadi momentum berharga bagi BAZNAS untuk memperkuat perannya di tingkat global, khususnya dalam mendukung kemanusiaan di Palestina.
“Dengan mengedepankan kolaborasi lintas negara, BAZNAS siap menjadi pilar solidaritas dunia Islam di masa depan,” tambahnya.
Sebagai tambahan, forum ini dibuka oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, serta Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta. Acara ini juga akan dihadiri oleh perwakilan dari mitra internasional seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC.
BERITA20/11/2024 | Liskha Wahanda. Editor: Ayu Rachmaningtyas
BAZNAS Maluku Melakukan Latihan Dasar Kelompok Kepada 50 Penerima Manfaat Program Zmart
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok bagi 50 Mustahik Zmart yang merupakan pedagang kios kecil (Toko Kelontong). Sabtu 12 Oktober 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Avira Ambon.
Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam usaha ritel mikro dalam upaya meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Di Maluku sendiri program Zmart ini merupakan kali pertama dicanangkan. Kegiatan LDK Bertujuan untuk memperdalam pemahaman Mustahik akan program Zmart, motivasi usaha, juga memberikan pemahaman akan Baznas dan pentingnya berzakat dan bersedekah.
Program Zmart Maluku menjangkau enam kecamatan di dua kabupaten/kota. Empat kecamatan berada di Kota Ambon, sementara dua kecamatan lainnya terletak di Kabupaten Maluku Tengah. Penyebaran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian Masyarakat di wilayah tersebut.
Melaui program ini, BAZNAS Maluku berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil, khusunya pemilik warung kelontong. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan, sehingga pada akhirnya dapat mengubah status dari Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi Zakat).
Ketua BAZNAS Provinsi Maluku, Saiful Ali Almaskati dalam sambutannya, beliau menekankan akan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam usaha dan ekonomi. “ Zakat dan sedekah menjadi salah satu cara manusia untuk dapat membersihkan hartanya dan menjadi sebab Allah menurunkan kemudahan rezeki bagi hamba-Nya. Kami berharap melalui kegiatan dan program zmart ini, para mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga tumbuh kemampuan dan keterampilan juga semangat dalam menjalankan usaha, sehingga kelak bisa menjadi muzakki yang nantinya dapat memberikan manfaat kepada orang lain dan lingkungan sekitar”, tuturnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Para Pimpinan dan staf BAZNAS Maluku, PIC dan staf Aksesmu Maluku selaku mitra program Zmart. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dan bersyukur menjadi bagian dalam program Zmart ini ()
BERITA13/10/2024 | HumasBAZNASMaluku
Pelatihan Bahasa Isyarat Al-Qur'an Bagi Tenaga Pendidik Disabilitas Tuna Rungu Wicara
Bertempat di Grand Avira Hotel Jl. Jenderal Sudirman Kota Ambon, Maluku, BAZNAS Maluku bersama BAZNAS RI mengadakan Pelatihan Bahasa Isyarat Al-Qur'an bagi guru dan tenaga kependidikan se-Provinsi Maluku. Kegiatan ini melibatkan SLB, Sekolah/Madrasah, TPQ dan Pondok Pesantren dari 3 (tiga) Kabupaten/Kota di Maluku. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menciptakan tenaga pengajar kompoten dalam bidang bahasa isyarat Al-Qur'an.
Kepala Kantor Wilayah(Kakanwil) Agama Maluku dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabid. Bimas Islam, Yasir Rumadan, M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dan perlu dilakukan berkelanjutan karena di Maluku tidak ada guru terutama guru ngaji yang dapat memahami dan mengajarkan Al-Qur'an menggunakan bahasa isyarat. "Kita di Maluku sangat sulit menemukan guru Al-Qur'an yang paham akan bahasa isyarat. Maka kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kedepan terus dilakukan, dan Kanwil Agama siap mendukung", kata Kanwil dalam sambutan tertulisnya.
Kegiatan yang dikemas dalam program ToT (Training of Trainer) Pengajar Al-Qur'an Bahasa Isyarat Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara 2024 ini dilaksanakan selama dua hari (Rabu-Kams, 09-10/10/24) dan menghadirikan pemateri ahli sebanyak dua orang dari Lanjnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Kemenag RI. Dalam sambutan Pembukaan, Ketua BAZNAS Maluku, Saiful Al-Maskaty menyampaikan bahwa ToT ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan program berkelanjutan. Salah satunya dengan mendirikan Al-Qur'an Center Disabilitas (QCD). "kami sedang mengupayakan menggandeng beberapa lembaga filantropi untuk menyukseskan program berkelanjutan ini pada tahun 2025 nanti. Maka dua hari ini ustadz-ustadzah muda yang dihadirkan di sini untuk dilatih supaya nantinya mereka akan menjadi tenaga-tenaga pengajar di QCD", tutur Al-Maskaty (Rabu, 09/10/24).
Dalam paparan Materi oleh Ustadzah Ida Zulfiya, beliau menginformasikan bahwa dari jumlah total penduduk Maluku, terdapat 374 ribu lebih penyandang disabilitas. Dan dari total tersebut hanya sekitar 100 ribu saja yang telah mendapatkan akses pelayanan publik dan agama. Banyak hal yang memengaruhi, mulai dar kebijakan pemerintah, stakeholder setempat, hingga tokoh agama. Dalam aspek keagamaan peyandang disabilitas ini kurang memperoleh akses ibadah, baik sholat, dengar ceramh, hingga membaca Al-Qur'an. Kata Zulfiya, "Kata Iqro dalam Al-Qur'an kan itu perintah membaca. Kira-kira perintah ini hanya untuk orang normal saja? kan tidak. Maka Bapak/Ibu yang hadir mengikuti pelatihan ini bertanggungjawab untuk merealisasikan perintah ayat tersebut".
Zulfiyah mengharapkan, kegiatan ini dapat menghasilkan input, ouput, dan outcome bagi Bapak/Ibu sebagai pengajar, juga penyandang disabilitas sebagai sasaran pelatihan ini. Hal senada juga disampaikan oleh ustadz M. Zamroni Ahbab dalam materinya tetang "Konsep Dasar Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu", bahwa selama ini mereka yang berkebutuhan khusus sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil. "Banyak tempat-tempat keagamaan semisal masjid, TPQ, dan sejenisnya belum menyediakan akses bagi mereka. Saya beri contoh saja. Kira-kira ketika khutbah Jumat, disabilitas tuli bisa dengar apa yang dikhutbahkan khotib gak? Maka, itu harus ada penerjemah, terutama di masjid-masjid raya" Ungkap Ahbab.
Selain penyampaian materi, ToT ini juga dibikin dalam bentuk micro teaching sebagai langkah praktikum bagi guru/tenaga pendidik. Guru atau tenaga pendidik yang menjadi peserta ToT ini langsung mempratekan bagaimana mengajarkan Al-Qur'an menggunakan isyarat tangan. Seluruh huruf hijaiyah beserta kodefikasinya (tanda baca) seperti mad, dhommah, tanwim, tasdid, kasroh, dan fathah dipraktekkan secara tertib.
Menurut salah satu peserta, Khodijah Wattimena yang diwawancarai tentang manfaat pelatihan ini, merasa sangat bermanfaat pelatihan ini. "saya pada awalnya ragu. Apaka bisa mempratekannya, tapi setelah dilatih oleh pelatih tadi, sedikit-sedikit bisa", tutur Khodijah ().
BERITA10/10/2024 | HumasBAZNASMaluku
Membangun Sinergitas Pemberdayaan Bersama BANK Maluku-Malut
Sebagai lembaga pengelola ZIS plat merah, BAZNAS Maluku terus memperluas jaringan kemanfaatan. Ketua BAZNAS Maluku Saiful Al-Maskaty bertemu Dirut Bank Maluku-Maluku Utara Syahrisal di ruang kerjanya (Senin, 30/09/24) membicarakan rencana kerjasama sosial, ekonomi dan kemanusiaan. Dalam perbincangan tersebut disepakati tiga program yang nantinya akan dilaksanakan pada tahun 2025. Tiga program tersebut adalah, Zmart, BTB Go To School, dan Program TuNaS (santunan pasien mustahik).
Zmart adalah program pemberdayaan UKM yang sasarannya pelaku usaha kecil dengan rata-rata pendapatan di bawah UMR (Had Kifayah) Provinsi Maluku. Sedangkan BTB Go To School merupakan program sosialisasi kebencanaan di sekolah-sekolah yang berada di daerah rawan bencana. Sementara program TuNaS adalah santunan kepada pasien yang tidak memiliki BPJS, atau mengalami penunggakan pembayaran BPJS, sementara pasien dalam kondisi darurat atau kesulitan mengakses biaya obat, rawat inap, ambulance, ataupun pemulihan pasca pengobatan.
Dirut Bank Maluku-Malut menyambut baik tawaran program tersebut, dan akan mengupayakan untuk bekerjasama. "Program ini sangat bagus. Kami mengupayakan untuk terlibat", Kata Syahrisal. Di kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Maluku Saiful Al-Maskaty juga menyampaikan bahwa jika permohonan kerja sama ini direalisasikan, maka akan sangat memberi manfaat kepada mereka yang dikategorikan sebagai mustahik. Al-Maskaty menuturkan "rencana program kerja sama ini sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang tidak mampu".
Al-Maskaty melanjutkan bahwa segmentasinya bukan saja terbatas bagi umat Islam, tapi juga dapat dimanfaatkan kepada semua, termasuk saudara-saudara non muslim. "BAZNAS bukan saja kelola dana zakat dan infak, tetapi juga DSKL atau dana sosial keagamaan lain. Nah, DSKL ini pemanfataannya umum, baik muslim maupun non muslim. Misalnya di tahun 2022 BAZNAS Maluku membantu mengatasi kekurangan sembako dan perlengkapan bayi bagi masyarakat Kariu. Atau di tahun 2023, BAZNAS juga membuat rumah layak huni bagi salah satu warga Kristen di kampung Hunut", Kata Al-Maskaty.
Skema program ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 170 juta lebih selama setahun. Rencana Zmart sebanyakak 50 unit UKM, BTB Go To School sebanyak 20 sekolah, dan 150 paien miskin yang kekurangan/tidak punya akses BPJS kesehatan. Untuk program TuNaS, BAZNAS akan bermitra dengan RS Al-Fatah Ambon, dan baru akan dimulai pada tahun 2025.
Selain membicarakan kerja sama tersebut, pegawai Bank Maluku-Malut yang muslim juga diajak untuk berzakat di BAZNAS Maluku. Untuk mempermudah penyetoran ZIS, maka akan dibuka Unit Penghimpun Zakat (UPZ) di Bank milik daerah tersebut. Kabid Program ZIS Abdul Karim Tawaulu menuturkan bahwa untuk mempermudah penyetoran ZIS, telah disepakati untuk membuka UPZ, agar proses penghimpunan jadi lebih mudah. "UPZ itu dimaksudkan untuk mempermudah penghimpunan ZIS. Dana penghimpunan tersebut nantinya juga akan kembali kepada mereka dalam bentuk program penyaluran dan pemberdayaan". Kata Tawaulu.
BERITA30/09/2024 | HumasBAZNASMaluku
Kolaborasi Program Zmart BAZNAS RI dan BAZNAS Maluku 2024
Badan Amil Zakat Nasioanl (BAZNAS) Provinsi Maluku akan segera Melaunching Program Zmart kepada 50 calon Mustahik pelaku usaha warung kelontong (UKM). Program ini merupakan kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Program unggulan BAZNAS ini bertujuan untuk meningkatkan omset para pelaku UKM di Maluku.
Program Zmart akan menjangkau enam kecamatan di dua kabupaten/kota. Empat kecamatan berada di Kota Ambon, sementara dua kecamatan lainnya terletak di Kabupaten Maluku Tengah. Penyebaran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
"Melalui program ini, BAZNAS Prov Maluku bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil, khususnya pemilik warung kelontong. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan, sehingga pada akhirnya dapat mengubah status mereka dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat)", Ujar Ketua BAZNAS Maluku Saiful Al-Maskaty di Ambon (Selasa, 24/09/24).
Di sela-sela kerjanya di ruang kantor BAZNAS Maluku, Al-Maskaty juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah mempercayakan BAZNAS Maluku mengelola progam tersebut. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI atas program ini, karena ini sangat membantu ekspansi syiar zakat di Maluku, juga sebagai bentuk perhatian pada peningkatan pendapatan pelaku UKM", kata Al-Maskaty.
Peluncuran program Zmart ini direncanakan pada awal bulan Oktober, setelah semua berkas calon penerima bantuan diverifikasi dan dinyatakan layak untuk disentuh. Dalam peluncuran nantinya, para calon penerima kemudian akan dilakukan pendampingan, dan pelatihan tentang manajemen usaha yang meliputi pencatatan modal dan keuntungan, evaluasi transaksi harian, serta peningkatan kualitas personal.
Informasi lebih lanjut mengenai waktu peluncuran dan mekanisme pelaksanaan program Zmart akan diumumkan dalam waktu dekat oleh pihak BAZNAS Provinsi Maluku.
BERITA24/09/2024 | HUMAS BAZNAS Maluku

BAZNAS Maluku mengantar Kepulangan orang yang terlantar selama 6 Bulan di Kota Ambon
Baznas Provinsi Maluku membantu kepulangan seorang ibu dan anak yang terlantar di kota ambon selama hampir 6 bulan, kembali ke Kendari, Sulawesi Tenggara.
Ibu Isnawaty dan putranya Reihan pada sabtu Dini Hari, di antar langsung Oleh PLT Ketua BAZNAS PRovinsi Maluku dan staf di pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
PLT Ketua BAZNAS Maluku mengatakan Kami telah siapkan semua persiapan untuk kepulangan ibu Isna dan Anaknya sampai ke rumahnya, serta kami pastikan beliau sudah berada di Kapal Laut dengan aman.
"Kami Siapkan seluruh biaya, kami belikan tiket dan lumpsum untuk perjalanan sampai ke rumahnya, serta kami pastikan beliau berada di kapal laut dengan aman", Ungkap Ustadz Arsal Tuasikal Selaku PLT Ketua Baznas Provinsi Maluku.
BERITA26/09/2023 | humas

Pembagian 123 Paket Sembako untuk pengasuh TPQ dan Penyuluh agama Non PNS
Baznas Provinsi Maluku yang bekerjasama dengan UPZ Bulog kanwil Maluku & Malut, membagikan Sembako Bagi Pengurus TPQ dan Penyuluh Agama Non PNS di Kecamatan Salahutu.
Sebanyak 123 Paket sembako disalurkan secara langsung oleh PLT Ketua Baznas Provinsi Maluku Arsal Risal Tuasikal dan Kepala Bidang Program di TPQ Nurul Latif Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Sabtu (16/9).
Perwakilan dari Penyuluh Agama Non PNS, Ustadz Noh Tihurua menyampaikan Banyak-banyak Terima kasih kepada Baznas Maluku dan Bulog Kanwil Maluku & Maluku Utara, karena telah memberikan Bantuan Sembako untuk para Pengasuh TPQ dan Penyuluh Agama Non PNS.
"Kami terima dengan Ikhlas untuk kepentingan para ustadz dan ustadzah di Taman Pendidikan Al-Quran yang ada di Kecamatan Salahutu, Semoga Allah membalas semua kebaikan dan insyaallah program ini akan tetap jalan, itulah harapan kami", ungkap Ustadz Noh.
BERITA18/09/2023 | humas

Baznas Maluku membagikan 500 paket sarapan gratis di sekolah dan pesantren di Kecamatan Salahutu
Baznas Provinsi Maluku tak henti-hentinya menyambangi sekolah untuk membantu menyalurkan sarapan gratis bagi siswa. Akhir pekan lalu 16 September 2023, Baznas Maluku kembali mengunjungi Pesantren dan Madrasah dengan total sarapan gratis sekitar 500 paket.
Tidak hanya bantuan sarapan untuk siswa, Arsal Risal Tuasikal PLT Kepala Baznas Provinsi Maluku menjelaskan, terdapat bantuan 230 paket sembako yang dibagikan kepada pengasuh TPQ se Kecamatan Salahutu dan penyuluh agama non PNS.
Penyaluran sarapan gratis ini adalah program Baznas Provinsi Maluku yang disupport oleh Baznas RI untuk memastikan asupan nutrisi bagi siswa sebelum menjalani proses belajar mengajar di sekolah. Rencananya, program ini akan terus dilanjutkan ke kabupaten kota di Maluku.
BERITA18/09/2023 | humas

Baznas Maluku Bagi Ribuan Sarapan Gratis Ke Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Maluku Jumat 8 September 2023 menyambangi Yayasan Nurul Ikhlas yang terletak Air Besar Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon Maluku dalam rangka membagikan sarapan gratis kepada siswa.
Pembagian sarapan gratis ini bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan IAIN Ambon, Baznas Provinsi Maluku membagikan sebanyak 350 paket sarapan gratis di Yayasan Nurul Ikhlas kepada siswa Madrasah ibtidaiyah, Madrasah tsanawiyah, dan Madrasah alliyah.
Sarapan gratis ini adalah program Nasional, Baznas Provinsi Maluku mendapat bantuan dari Baznas RI Sekitar enam ribu porsi,Sampai saat ini sudah tersalurkan sebanyak 1100 porsi.
Ketua Baznas Maluku menambahkan program ini akan dibuat menyeluruh melalui kerjasama dengan Baznas di kabupaten kota di Maluku.
BERITA12/09/2023 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
